HMJ ILMU ADMINISTRASI UNWAR JADI TUAN RUMAH FAMI TAHUN 2018

HMJ ILMU ADMINISTRASI UNWAR JADI TUAN RUMAH FAMI TAHUN 2018

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Warmadewa (Unwar) menjadi Tuan Rumah dalam Sidang Forum Administrator Muda Se-Bali (FAMI) Tahun 2018 pada Jumat, 20 April 2018 di Ruang Sri Ksari Warmadewa Mandapa. Acara dihadiri oleh Dekan dan para Wakil Dekan Fisip Unwar, Ketua dan Sekretaris Jurusan di lingkungan Fisip Unwar, Ketua Lab Fisip Unwar, Ka. UPM Fisip Unwar, Dosen dan Pegawai di lingkungan Fisip Unwar, Ketua DPM dan BEM Unwar, Ketua DPM dan BEM fisip Unwar, Delegasi Unwar, Delegasi Universitas Udayana, Delegasi Universitas Pendidikan Nasional, Delegasi Universitas Ngurah Rai, Delegasi Universitas Mahendradata.

Rangkaian acara pada kegiatan hari ini yakni Penyampaian Teknis Acara FAMI 2018, pengenalan Masing-Masing Delegasi, Persiapan Penyampaian Permasalahan terkait Tema oleh seluruh Delegasi, Presentasi para Delegasi, Penarikan Kesimpulan dan Rekomendasi, Sidang FAMI I (Pemilihan dan Penetapan Formatur, Pembahasan Jadwal Sidang, Pembahasan Tata Tertib Sidang) dan Sidang FAMI II (Pemilihan Sekjen FAMI 2018-2019, Pemilihan Tuan Rumah FAMi 2019, dan Penentuan Tema FAMI 2019).

Ketua Panitia I Putu Giri Prasta Sentana dalam laporannya mengatakan Forum Administrator Muda Se-Bali (FAMI) merupakan sebuah forum komunikasi berbasis riset, peserta FAMI yakni mahasiswa yang merupakan delegasi (perwakilan) dari mahasiswa program studi/jurusan Ilmu Administrasi seluruh Universitas di Bali. Yang kali ini mengusung tema “Kebijakan Pembangunan Berbasis Potensi Keunggulan Pariwisata”. Kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi kajian-kajian dari seluruh Universitas yang ada di Bali guna mempersatukan para administrator muda Bali dalam satu wadah yg dapat menghasilkan output yg nantinya sebagai salah satu rekomendasi dan masukkan kepada pemerintah daerah Bali.

Sekjen FAMI Periode 2018 Beatriks Daflora Permai dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada para seluruh undangan dan seluruh delegasi karena sudah menyempatkan diri untuk hadir pada kegiatan ini. “Suatu kebanggaan bagi saya dan bagi panitia juga bahwa pelaksaan FAMI tahun 2018 ini dihadiri oleh 5 Delegasi dari 5 Universitas dan sudah membawa anggota delegasinya lengkap. Dalam pelaksanaan FAMI sesungguhnya bukanlah suatu forum untuk kita berlomba-lomba tetapi sebagai wadah untuk kita saling bersilaturahmi dan sharing mengenai masalah akademik maupun non akademik jadi dalam kegiatan ini tidak ada yang namanya mencari peringkat atau untuk membuktikkan kira-kira kampus mana yg mendapatkan julukan kampus terbaik, jadi FAMI ini tujuannya sebagai wadah untuk kita bertukar pikiran antar mahasiswa jurusan ilmu Administrasi di Universitas seluruh Bali”, tegasnya.

Dekan Fisip Unwar Drs. I Wayan Mirta, M.Si dalam sambutannya mengatakan Provinsi Bali yg merupakan salah satu daerah di Indonesia memiliki potensi yg luar biasa. Hal ini mau tidak mau, baik secara langsung maupun tidak langsung membawa dampak sosial, ekonomi, politik dan budaya. Dampak tersebut dapat positif, dapat juga negatif bergantung dan arah kebijakan dan pemerintah daerah. Melihat pentingnya hal tersebut, dan adanya lembaga pendidikan secara khusus mengkaji serta mengalami hal tersebut, yaitu Ilmu Administrasi Negara, maka dari itu perlu adanya sinergi untuk saling melengkapi dan menjadi mitra dalam proses pembangunan Bali jangka panjang. Peran lembaga pendidikan secara khusus di bidang pemerintahan, dianggap belum maksimal dalam memberikan peran bersama-sama memberikan kajian dan rekomendasi kebijakan untuk Bali. Jadi kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan sebuah karya yg berbasis riset yg dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Bali secara khusus dan Negara pada umumnya, serta peka terhadap dinamika yg terjadi di lingkungan sosial maupun pemerintahan. Selain hal tersebut kegiatan ini dimaksudkan agar sesama mahasiswa Program Administrasi Negara dapat berbagi ilmu dalam arti sharing, kendala dalam hal akademik meliputi materi kuliah maupun kendala non akademik dalam hal organisasi.

SEMINAR REGIONAL HMJ-IP FISIP UNWAR

HMJ-IP FISIP UNWAR GELAR SEMINAR REGIONAL

Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Warmadewa menyelenggarakan Seminar Regional dengan tema “Partisipasi Generasi Millenial Dalam Pemilihan Gubernur Bali 2018” pada Rabu, 11 April 2018 bertempat di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar.

Acara dihadiri oleh Sekretaris Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dekan dan para Wakil Dekan FISIP, para Ketua dan Sekretaris Jurusan di lingkungan FISIP, Ketua Laboratorium FISIP, Ketua UPM FISIP, para Pejabat Struktural dan Dosen di lingkungan FISIP, Presiden BEM dan Ketua DPM Unwar, Ketua BEM dan DPM FISIP, serta perwakilan Unitas di lingkungan Unwar.

Narasumber I : Dewa Kade Warsa Raka Sandi, ST., SH., M.Si (Ketua KPU Provinsi Bali).
Narasumber II : Drs. I Nyoman Wiratmaja, M.Si. (Pengamat Politik sekaligus Dosen FISIP).
Narasumber III : A.A. Mia Intentilia, S.IP (Duta ASEAN Provinsi Bali).
Moderator : Putu Eka Mahardika, S.IP.

Ketua Panitia Ruth Pasca Vania Kahanjak Mahar dalam laporannya mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah yang pertama yaitu, Mengubah pandangan generasi millenial yang apatis terhadap kegiatan politik terutama terkait partisipasinya pada penyelenggara Pemilu. Kedua, Menumbuh kembangkan wacana keilmuan generasi millenial mengenai politik serta mengetahui potensi suaranya. Dan yg ketiga adalah Menanamkan serta merealisasikan peran mahasiswa sebagai Agent of Change (Agen Perubahan), Iron Stock (Tulang Punggung Bangsa dan Negara), dan Social Control (Kontrol Sosial terhadap isu dan permasalahan yang ada baik dalam masyarakat maupun pemerintah). “Dari pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan karakter generasi muda di era millenial yg lebih peka dengan lingkungan sekitar di bidang agar nantinya dapat berkontribusi dengan baik di lingkungan kampus maupun masyarakat”, imbuhnya.

Dekan FISIP Unwar Drs. I Wayan Mirta, M.Si. dalam sambutannya mengatakan Generasi millenial adalah mereka dan berkembang di era digital dan teknologi mutakhir, yaitu angkatan kelahiran tahun 1980-2000an. Dapat dikatakan bahwa generasi millenial adalah generasi muda yg berusia pada kisaran 17-37 tahun. Pola pikir mereka begitu cepat, sebanyak cepatnya arus informasi yg bergulir setiap harinya. Anak-anak muda, sejak dulu hingga sekarang selalu digadang-gadang sebagai garda terdepan revolusi bangsa dan memiliki identitas penting dalam proses perubahan. Kemajuan sebuah bangsa akan bergantung pada pemuda-pemudanya. Hal tersebut berkaitan dengan partisipasi mereka dalam mendukung jalannya pilar demokrasi di negara demokrasi seperti Indonesia ini. Salah satu bentuknya adalah pilkada. Keapatisan anak muda dalam pelaksanaan pilkada, akan membawa dampak yg signifikan bagi masyarakat luas. Bali memiliki kontur politik yg mengakar kuat akan budaya an kekerabatan yg erat. Kenyataannya pengguna internet di Bali selatan yg notabenenya merupakan pusat kota, pariwisata dan pendidikan tinggi. Memang terlihat perkembangan internet terjadi kesenjangan di daerah urban (perkotaan) dan rural (pedesaan).

Fakta lainnya adalah mayoritas pemilih tradisional di Bali berlandaskan “menyama braya” dan mau tidak mau ikut menjadi faktor dalam penyampaian informasi di media sosial. Generasi millenial di Bali hampir dibilang sudah melek teknologi serta kritis terhadap isu-isu aktual dan mulai keluar dari budaya politik “koh ngomong”. Dilihat dari hal tersebut semestinya pada pemilu kepala daerah Bali bisa dijadikan ajang untuk kepandaian tim sukses dalam mengemas dan mengkomunikasikan para kandidat melalui media sosial. Teebukanya keran informasi daei masing-masing calon, semestinya memberikan ruang bagi para pengguna media sosial untuk mampu memilah dan memilih yg tepat. Jika sukses perjalanan pilkada di Bali di tahun 2018 maka dampaknya tidak hanya dirasakan di Bali saja, Indonesia dan di duniapun terkena imbasnya. ” Saya selaku pimpinan fakultas mengharapkan melalui acara seminar ini agar anak muda akan selalu akrab dengan ide dan pikiran-pikiran yg idealistis dan visioner. Ditambah lagi, anak muda diberikan akses untuk bisa mengecek fakta dan juga ribuan informasi mengenai calon pemimpin yg akan dipilih. Melalui diskusi terbuka yg netral, para pemilih pemula atau anak-anak muda generasi millenial ini dapat melihat dan memilih dengan bijak mana calon pemimpin yg dapat mendengar dan menerima kritikan serta masukan dari warga negara, termasuk anak-anak muda”, jelasnya

YUDISIUM SARJANA KE-57 FISIP

DSC_0500  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Warmadewa menyelenggarakan Yudisium Sarjana ke 57 pada hari Selasa, 3 April 2018 bertempat di ruang sidang Sri Ksari Mandapa Universitas Warmadewa. Acara dihadiri oleh seluruh dosen dan pegawai dilingkungan fisip unwar, ketua alumni fisip unwar, lembaga mahasiswa fisip unwar serta yudisiwan dan yudisiawati beserta keluarga.

            FISIP Unwar secara resmi melepas 47 orang  sarjana baru yang terdiri dari sarjana Ilmu Pemerintahan sebanyak  21 orang dan sarjana Ilmu Administrasi sebanyak 26 orang.  Adapun IP tertinggi di Prodi Ilmu Pemerintahan Atas Nama I Made Risana, S.IP dengan IPK 3,66 Predikat Dengan Pujian dan Prodi Ilmu Administrasi Atas Nama Ni Kadek Octavia Dwipayanti, S.AP IPK 3,82 dengan Predikat Dengan Pujian. Para Sarjana yang dilepas pada hari ini  cukup beragam, ada yang sudah bekerja baik di swasta maupun PNS yang ditugaskan oleh Pemda untuk tugas belajar, ada juga belum bekerja, ada juga statusnya sudah berkeluarga dan ada masih bujangan. Dan data ini menunjukkan bahwa kuliah di FISIP tidak ada hambatan bagi yang sudah bekerja maupun yang sudah berkeluarga, karena FISIP berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi mahasiswa walaupun dengan keterbatasan yang kami miliki. Adapun jumlah Alumni sampai tahun ini yaitu 1587 orang terdiri dari 814 orang dari Ilmu Pemerintahan dan 804 orang dari Ilmu Administrasi yang tersebar diselurh Indonesia.

Dekan Fisip Unwar Drs. I Wayan Mirta, M.Si dalam sambutannya mengatakan, keberhasilan para yudisiawan menyelesaikan studi di kampus ini tidak lepas dari kerja keras saudara, dan juga tidak lepas dari dorongan para orang tua atau keluarga yang dengan penuh kesabaran selalu memberikan dukungan material maupun moril. Disamping itu juga karena adanya kerjasama yang baik dari Civitas  akademika, terutama dosen yang bisa memberikan bimbingan tanpa mengenal lelah, untuk itu selaku pimpinan kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu lancarnya proses belajar mengajar di Fisip Universitas Warmadewa. Fisip Unwar juga membuka kelas Reguler B untuk jurusan ilmu pemerintahan untuk menampung mereka yang belum berkesempatan menikmati pendidikan tinggi karena sudah bekerja, dan terbatasnya waktu yang dimiliki tetapi memiliki minat yang tinggi untuk melanjutkan perkuliahan. Pemberian beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang berprestasi dan yang aktif dalam organisasi serta yang kurang mampu yang jumlahnya selalu meningkat.

Unwar selalu berusaha menambah kouta beasiswa sehingga dapat meringankan beban dari orang tua siswa, disamping itu yayasan telah berusaha menyediakan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai seperti internet gratis, tempat istirahat yang nyaman, kantin dan ruang kuliah  yang ber-AC dan LCD Projector , disamping itu juga telah tersedia SIMAK dan SIMON (Sistem Informasi Mahasiswa Online) mahasiswa  dapat mengecek nilai matakuliah dari mana saja, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih kepada mahasiswa. Melalui kesempatan ini  kami atas nama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Warmadewa menyampaikan ucapan selamat kepada para yudisiawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di Fisip Unwar dan tentunya selamat juga kami tujukan kepada orang tua, dan keluarga yudisiawan.

Selain itu Dekan Fisip mengatakan Yang cukup membanggakan bagi kami adalah pada setiap penerimaan CPNS ternyata banyak lulusan fisip yang diterima, ini suatu bukti bahwa lulusan fisip UNWAR mampu bersaing dan menunjukkan kemampuannya.

Ketua panitia I Made Wimas Candranegara S.Sos.,M.AP mengatakan untuk pertama kalinya pada edisi yudisium ke 57 ini, FISIP Unwar di setiap penelitian (skripsi) akan dipublikasikan dalam bentuk jurnal. Jurnal ini merupakan ringkasan dari penelitian akhir mahasiswa yang terpublikasikan dalam bentuk OJS (Open Journal System) dengan nama Jurnal SPSR (Social Political Science Research) yang ananti akan terbit bulan Mei 2018. Ini bertujuan agar nanti hasil karya mahasiswa yang telah menyelesaikan skripsinya tidak diplagiasi oleh orang lain.

Perwakilan yudisiawan Tri Saputro Miftakul Janah mengatakan dalam penyampaian pesan dan kesannya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya ke pada prodi Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Administrasi Negara secara khusus dan fisip unwar secara umumnya atas kesempatan dan fasilitas yang telah diberikan kepada mahasiswa selama menempuh pendidikan program sarjana (S1) serta para dosen yang telah mewariskan ilmunya pada mahasiswa dan telah mendidik mahasiswa menjadi lebih baik lagi. Harapan setelah ini alumni Fisip Unwar dapat menjadi individu yang handal dan mampu bersaing dengan lulusan-lulusan dari tempat lain serta dapat menjaga nama baik almamater