MAHASISWA MENGGAPAI PRESTASI DARI PKKMB HINGGA PAMERAN INDUSTRI KREATIF TINGKAT NASIONAL

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru yang sering dikenal dengan istilah PKKMB sungguhlah luar biasa. Hal ini dapat diketahui dari kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 10 hingga 15 september 2015 . Keceriaan mahasiswa baru STIKI Indonesia yang berjumlah 930 orang didukung kepanitiaan lebih dari 100 orang ini mampu memberikan kesan semarak kegembiraan dan kerjasama antara mahasiswa. PKKMB kali ini mengambil tema melalui pengenalan kehidupan kampus  kita ciptakan insan intelektual yang berkarakter , Kreatif, Berbudaya dan Tangguh. Menurut ketua pelaksana PKKMB, I Nyoman Widhi Adnyana. S.Kom, PKKMB kali ini sangatlah special karena kegiatan PKKMB tidak hanya dalam bentuk penyajian materi umum oleh dosen melainkan juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial di kelurahan panjer yang tersebar di Sembilan lingkungan. Menurutnya,STIKI Indonesia berada di lingkungan panjer oleh sebab itu bakti social lebih difokuskan untuk membersihkan kelurahan panjer dari sampah. Kegiatan bakti social ini, sudah seizin dari lurah panjer I Made Suryanata SH. Selain kegiatan social, PKKMB dimeriahkan dengan banyak kegiatan lainnya seperti Games, Seminar dari BNN dan PMI, serta seminar bisnis oleh keynote sekaligus ketua STIKI Indonesia I Dewa Made Khrisna Muku.ST.MT.

Dalam penutupan PKKMB ini, Dewa muku menyampaikan tentang incubator bisnis alumni sebagai motifasi dalam belajar sukses. Setiap keberhasilan selalu melewati kesulitan. Keberhasilan dipengaruhi kemauan untuk berusaha.Orang yang berhasil tidak akan menyalahkan keadaan tetapi lebih memotifasi untuk memanfaatkan keadaan untuk menggapai kesuksesan. Hal ini sudah terbukti dari banyak mahasiswa STIKI yang berprestasi serta tangguh dalam wirausaha. Komitmen STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) dalam memberikan peluang dan aktivitas nyata untuk menjadi entrepreneur bagi mahasiswanya dapat dilihat dari bukti keterlibatan mahasiswa dan alumni STIKI dalam event Pameran Produksi Indonesia 2015 (PPI 2015) yang diadakan oleh Kementrian Perindustrian RI di Grand City Convention Center, Surabaya, dari tanggal 6-9 Agustus 2015. PPI 2015 ini melibatkan pelaku industri dan bisnis seluruh Indonesia dari berbagai kategori mulai dari produk kerajinan dan perhiasan, Garmen, Tekstil dan Tenun, Peralatan Transportasi, Alat Rumah Tangga dan Bahan Bangunan, Elektronika dan Telematika, Tas, Kulit & Alas Kaki, hingga Produk Minuman. Mahasiswa dan alumni STIKI dalam partisipasinya di PPI 2015 tergabung pada stand Inkubator Bisnis Tohpati, Balai Diklat Industri, Denpasar. Tim yang diberangkatkan adalah 6 start up bisnis terpilih dari 15 tenant yang diinkubasi pada Angkatan I Program Inkubasi Bisnis Tohpati. Dari keenam start up tersebut, 4 diantaranya adalah tenant yang memiliki anggota mahasiswa dan alumni STIKI. Adapun daftar mahasiswa dan alumni STIKI, nama start up dan produk-nya : (1) Axmal Fajri Borna dan Tegar Rananda Putra (Studio 70) dengan produk visualisasi dan presentasi animasi walkthrough 3 dimensional arsitektur dan interior bernama InVis ; (2) Barayuda Gautama (Kulkul.ID) dengan produk e-mail blast bernama Gatra; (3) Aditya Prasanthi (EVO Solution) dengan produk sistem informasi akuntansi bernama Ruby ; (4) I Putu Septian Saputra, I Made Dwi Paramandita, dan Nicolaus Putu Agus Suryadarma (IMAJILOGI) dengan produk branding karakter GONG melalui sticker chat media sosial, animasi dan game.Hal tersebut mendapat apresiasi tepuk tangan mahasiswa. Jadi jelaslah jika mahasiswa STIKI Indonesia mampu bersaing di dunia industri.Sehingga buah karya mereka juga dapat dinikmati oleh semua rakyat indonesia.

 

Kemeriahan penutupan PKKMB STIKI Indonesia akhiranya ditutup dengan penyerahan hadiah bagi mahasiswa baru yang berhasil memperoleh juara dalam berbagai games serta teruna teruni STIKI Indonesia. Mereka terbukti mampu menjadi fundamen Sumber daya manusia berkualitas dan mampu bersaing di dunia kerja.

Fakultas FisipUnwar Melaksanakan Pengabdian Pada Mayarakat Di Desa Bukian Payangan

Mata pencaharian masyarakat di pedesaan sebagian besar tergantung pada usaha di bidang pertanian dalam arti luas, yang dihadapkan dengan berbagai perubahan musim, yang akan berpengaruh terhadap hasil produksi  serta dihadapkan pada kepastian harga yang tidak menentu, serta hasil pertanian yang mudah rusak. Tidak bisa dipungkiri bahwa kegiatan pertanian merupakan basis kegiatan ekonomi pedesaan sebagai komoditi andalan hidup dan pergerakan ekonomi masyarakat  masyarakat pedesaan. Dengan demikian perlu dipikirkan bersama bagaimana mengelola pertanian ini sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan, sudah tentu ini perlu dukungan pengambil para kebijakan baik menyangkut anggaran dan regulasi yang lain yaitu Pemerintah.

Setelah Raih ISO Manajemen Mutu Unwar Bertekad Raih ISO 9001-2015

setelah-raih-iso-manajemen-mutu-unwar-bertekad-raih-iso-9001-2015-_770854UNWAR kembali diaudit untuk mempertahankan sertifikasi ISO 9001-2008 dari TUV Rheinland Indonesia. Kini Unwar memasuki periode kedua setelah meraih ISO, tahun 2016. Sejak Senin (17/10) kemarin Unwar menjalani audit penilikan atau surveillance audit. Masa ISO Unwar berlakunya sampai September 2017. Setelah itu Unwar harus menuju ISO 9001-2015. Audit clilakukan dua asesor clari TUV Rheinland Indonesia Abdul Manan Aruli dan Tengku Hermansyah dengan metode sampel.

Ketua Badan Penjaminan Mutu Unwar I Wayan Gede Merta, S.E., M.Si mengungkapkan audit dilakukan selama dua hari hingga Selasa ini. Audit juga dilakukan untuk Lemlit hingga ke pengabdian masyarakat demi perbaikan di masa mendatang. Hanni dilakukan untuk meningkatkan budaya mutu di Unwar. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana mengungkapkan, hasil audit ini dijadikan motivasi warga Unwar dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Unwar. Sebab, untuk meraih mutu, budaya mutu harus ditumbuh kembangkan. Tanpa itu, mustahil kita meraih apa yang disepakati bersama.

Maka sistem penjaminan mutu interntal dan eksternal menjadi sangat strategis, tegasnya. Kalau keduanya berjalan secara baik, dia yakin secara perlahan namun pasti budaya mutu di Unwar tumbuh dan berkembang dengan baik. Budaya mutu ini adalah jaminan meraih visi Unwar untuk go global pada 2034 bisa tercapai. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti. M.Si. merasa bangga Unwar sebagai PTS satu-satunya yang meraih ISO manajemen pendidikan. dia berharap tahun depan ditingkatkan menjadi ISO 9001-2015. ISO ini, katanya, sebab standar internasional untuk membuktikan bahwa Unwar menjalankan pelayanan internasional.

Apalagi TUV Rheinland yang berkantor di Jerman memiliki reputasi terbaik. Dia mengatakan, Unwar terus meningkatkan kualitas mutu dan pelayanan dari semua organisasi, mulai dari program studi hingga ke rektor. Dengan demikian, civitas akademika Unwar tak hanya disiplin dalam mendokumen kegiatan, namun juga perilakunya mencerminkan standar ISO. Sebab, pada hakikatnya tujuan ISO adalah mengubah perilaku dalam sebuah organisasi. Dengan demikian, semua SDM di Unwar sudah membudayakan manajamen mutu dan manajemen pelayanan. Jadi, kuncinya mengubah budaya kerja, sikap dan mental bekerja serta menjadikan diri kita sebagai pelayan orang lain. Sebab, orang lain itu adalah pangsa pasar Unwar dengan jasa pelayanan yang terbaik. Hasil audit bisa dijadikan pelajaran untuk perbaikan bersama. Apalagi di Unwar semua dekan adalah wajah baru. Dengan ISO siapa pun pemimpin organisasinya, sistem ISO tetap berlaku.

Makanya dia setuju Unwar bisa meningkat meraih ISO 9001-2015. Kuncinya adanya perubahan budaya kerja dan budaya mutu civitas akademika. Sementara itu, Abdul Manan Aruli mengungkapkan ISO ini alat bantu dan pemandu untuk mencapai visi dan misi. Apalagi Unwar ingin go international 2034, wajar meraih ISO yang baru 9001-2015 dengan klausul tambahan kepemimpinan dan manajemen risiko. Dengan ISO ini industri bisa membuka cabang di negara lain. (ad1173)

Bali Post Selasa Umanis, 18 Oktober 2016